Kondisi
masyarakat di daerah sangat jauh berbeda dengan diperkotaan,
terlebih-lebih pada kalangan ibu rumah tangga. Rutinitas yang
dilakukan hanya seputar rumah tangga, antara lain dari mengurus anak,
suami dan rumah. Sedikit dari mereka yang melakukan rutinitas lebih,
sehingga banyak waktu yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga
terbuang dengan sia-sia.
Keahlian
memasak bukan hal yang aneh dalam kehidupan rumah tangga, apa lagi
hal ini sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, namun pelatihan
memasak bolu dari bahan daun bangun-bangun yang dilakukan dalam
pengabdian masyarakat ini merupakan masakan yang produktif, sederhana
dan memiliki nilai ekonomis sehingga menjadi nilai tambah dalam
keluarga. Kondisi ibu rumah tangga pada Desa Lawe Desky Kabupaten
Aceh Tenggara kebanyakan lulusan Sekolah Dasar. Sehingga mereka hanya
mengandalkan pendapatan suami dalam mencukupi rumah tangganya.
Pentingnya
pelatihan ini dilakukan dikarenakan pada waktu-waktu dekat dengan
hari-hari besar agama, kebanyakan masyarakat sangat merasa kesulitan
dalam memasak bahkan membeli kue bolu bangun-bangun khas ini untuk
melengkapi hari besar agama tersebut. Hal ini sangat menjanjikan dan
nilai tambah bagi ibu-ibu rumahtangga pada Desa Lawe Desky Kabupaten
Aceh Tenggara.
Pelakssanan
pelatihan memeasak bolu ini akan menambah pendapatan ibu rumah tangga
pada desa Lawe Desky dan menjadi hal yang tidak dilakukan dengan
sia-sia, sehingga memiiki nilai positif disamping mengurus rumah
tangga dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat menularkan kepada
desa-desa yang berdekatan dengan mereka. Sehingga anggapan bahwa ibu
rumah tangga yang hanya mengharapkan pendapatan suami perlahan-lahan
hilang, dan akan menambah pendapatan rumah tangga secara halal.
